Kegiatan magang ini diikuti oleh dua mahasiswa, yaitu Ade Shendy Aulia Ashari dan Natasya Fitri Rahma Aulia, yang dilaksanakan di Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta 1 pada periode 12 Januari hingga 28 Februari 2026. Program ini berada dalam bidang pemagangan laboratorium lingkungan dengan tujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam memahami proses analisis kualitas air, sekaligus mengimplementasikan konsep ilmiah yang telah dipelajari di perkuliahan ke dalam konteks kerja nyata.

Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai kegiatan laboratorium, mulai dari preparasi sampel, pengujian parameter fisika seperti TSS, TDS, kekeruhan (NTU), dan DHL, hingga analisis menggunakan spektrofotometer untuk parameter kimia seperti fosfat dan deterjen. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari proses penyaringan, pengovenan, pembuatan larutan standar, serta interpretasi hasil pengukuran yang menuntut ketelitian dan konsistensi tinggi. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai alur kerja di laboratorium lingkungan yang profesional.

Sebagai peserta magang, pengalaman ini memberikan kesan yang sangat berharga dan memperluas wawasan keilmuan. Mahasiswa merasakan antusiasme yang tinggi karena memperoleh kesempatan untuk mempelajari hal-hal baru yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam pembelajaran fisika. Kegiatan ini juga mempertegas bahwa ilmu fisika memiliki peran penting dalam analisis lingkungan, khususnya dalam aspek pengukuran, instrumentasi, dan pengolahan data. Bapak Risky Pamungkas, ”mahasiswa menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik dalam mempelajari hal baru serta memiliki tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan. Mahasiswa dinilai mampu mengikuti alur kerja laboratorium dengan cukup cepat dan menunjukkan perkembangan yang positif selama masa magang.” ucap beliau selaku pembimbing lapangan.

Setelah menyelesaikan program ini, mahasiswa berencana untuk mengembangkan penelitian yang berfokus pada analisis kualitas air berbasis parameter fisika dan instrumentasi. Selain itu, pengalaman ini juga menjadi landasan untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi lingkungan yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan di masa mendatang.