GRESIK – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali membuktikan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat akar rumput. Melalui program pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Prof. Dr. Khusnul Ain, ST., MSi., tim akademisi UNAIR turun langsung ke Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, untuk memberikan pelatihan servis dan perawatan Air Conditioner (AC) bagi anggota Karang Taruna Tunas Mulia.
Program yang digelar pada Sabtu (10/10/2026) ini diinisiasi sebagai solusi atas minimnya keterampilan praktis dan terbatasnya lapangan pekerjaan bagi pemuda di kawasan perdesaan. Di sisi lain, tingginya penggunaan pendingin ruangan—baik di lingkungan rumah tangga maupun perkantoran—membuka peluang pasar yang sangat besar bagi jasa teknisi profesional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjembatani kebutuhan tersebut dengan membekali para pemuda keterampilan teknis yang langsung bisa diaplikasikan dan bernilai ekonomis tinggi,” ujar Prof. Khusnul dalam keterangan tertulisnya.
Sebanyak 25 pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Mulia tampak antusias mengikuti pelatihan ini. Berbeda dengan metode ceramah pada umumnya, program ini menitikberatkan pada pembelajaran praktik secara langsung.
Para peserta diajak mengenali prinsip kerja sistem pendingin, mendiagnosis kerusakan, membersihkan filter serta evaporator, merawat unit indoor dan outdoor, hingga memeriksa tekanan refrigeran (freon). Tidak ketinggalan, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga diajarkan secara ketat agar para peserta terbiasa menerapkan standar operasional yang aman saat menangani peralatan listrik.
Kepala Desa Mriyunan, Sujari, menyambut positif dan mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh civitas akademika UNAIR ini. Menurutnya, dukungan dari perguruan tinggi sangat membantu warga, khususnya generasi muda, untuk memiliki kemandirian finansial.
Lebih dari sekadar pelatihan satu hari, program ini dirancang secara berkelanjutan. Tim pengabdian UNAIR turut menghibahkan seperangkat alat servis AC yang dapat dimanfaatkan bersama sebagai modal awal kelompok untuk mendirikan unit usaha jasa profesional di bawah naungan Karang Taruna. Ke depan, pendampingan lanjutan juga disiapkan, mencakup manajemen pengelolaan pelanggan, pencatatan keuangan sederhana, hingga strategi pemasaran jasa.
Langkah kolaboratif ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), utamanya dalam mendorong pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDG 12), serta aksi iklim lewat perawatan peralatan elektronik yang hemat energi (SDG 13).
Dengan memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan semangat gotong royong, pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan teknisi-teknisi muda mandiri yang siap menggerakkan roda perekonomian Desa Mriyunan dari tingkat lokal.