Modul Kuliah

(artikel asli)

Mulai semester ini, kami memperkenalkan metode pengajaran baru: sistem modul. Sistem modul ini tentu bukan metode baru. Sampai era 80-an, sistem modul ini masih digunakan dari SD s.d. SMA. Seorang siswa bisa naik kelas jika dia sudah menyelesaikan sejumlah modul yang disyaratkan untuk bisa naik kelas. Siswa harus pro-aktif untuk menyelesaikan modul yang diwajibkan. Akhir 80-an, sistem modul ini kemudian diganti menjadi LKS, bagian dari sistem yang dinamai CBSA. Sistem CBSA ini pun mengalami perubahan berkali-kali. Meskipun demikian, konsep bahwa pendidikan berpusat pada siswa, semenjak sistem modul, tetap dipertahankan.

Meski bukan sistem baru di dunia pendidikan, tapi kami baru menggunakannya. Sebagai tahap uji coba, kami terapkan sistem modul ini di kuliah yang paling mudah, yaitu FIT301 Fisika Kuantum. Paling mudah? Ya, kenapa tidak. Karena “tidak ada yang mengerti mekanika kuantum” (Richard Feynman) dan “jika Anda tidak dibuat bingung, berarti Anda belum mengerti mekanika kuantum” (Niels Bohr).

Karena sistem baru, tentu kami harus jelaskan bagaimana cara menggunakannya. Sebelum kami jelaskan cara penggunaannya, kami harus nyatakan (penafian) bahwa modul tersebut pasti banyak salah. Kami akan perbaiki seiring waktu. Kami pun mengundang Anda, para peserta kuliah, untuk memberi masukan dan kritikan tentang modul tersebut. Terima kasih, kami sampaikan terlebih dahulu, kepada Anda yang telah berniat untuk berpartisipasi dalam perbaikan modul ini.

Petunjuk penggunaan modul

(Bagian ini sudah mengalami revisi dari versi asli)

  1. Modul, pada prinsipnya, adalah uraian singkat sejumlah konsep-konsep kunci. Uraian tersebut dinyatakan dalam kalimat taklengkap, sehingga Anda harus mengisi bagian yang kosong tsb.
  2. Kami distribusikan modul lewat kanal telegram TPRG.
  3. Kami tulis modul dalam bahasa Indonesia, semata-mata untuk menjadikan modul ini sebagai karya anak bangsa. Namun, bagian judul tetap dalam bahasa Inggris untuk menyeragamkan dengan silabus.
  4. Perhatikan: terdapat banyak singkatan dalam modul, seperti a.l., tsb., dan sbb. Kami sengaja menyingkat untuk menghemat karakter, membuat modul informal, dan yang paling utama memperkenalkan kepada peserta didik singkatan-singkatan resmi yang sudah terdaftar dalam KBBI.
  5. Modul ke-n diberikan setelah kuliah ke-n diselesaikan. Materi kuliah ke-n mengikuti silabus. Anda diharapkan mencatat selama kuliah berlangsung sehingga Anda dapat mevalidasi catatan Anda dengan modul. Misalnya, Anda dapat mengecek apakah semua konsep kunci sudah ada di dalam catatan Anda. Anda pun dapat menggunakan catatan untuk mengisi modul. Anda bahkan dianjurkan untuk membuat catatan di bagian kanan modul yang memang sengaja kami luarkan marginnya (kolom catatan pinggir).
  6. Bagian yang yang harus diisi dari modul dapat berupa jawaban
    • pilihan, ditandai dengan lingkaran;
    • jawaban singkat (satu s.d. lima kata), ditandai dengan garis solid (bisa pendek, atau panjang); dan
    • uraian, ditandai dengan kotak kosong.
  7. Pertanyaan dapat berupa fakta, opini, dan gabungan fakta dan opini.
    • Pertanyaan fakta meminta Anda menjawab berbasis literatur. Peserta dianjurkan menuliskan sumber referensi dalam kolom catatan pinggir. Evaluasi pertanyaan tipe ini cuma benar dan salah.
    • Sedangkan pertanyaan opini meminta Anda untuk beragumentasi. Tidak ada benar/salah, tapi evaluasi berdasarkan logika argumentasi (critical thinking).
  8. Kami akan mengumumkan satu hari sebelum modul dikumpulkan.

Teknis Pengumpulan modul

  1. Pengumpulan dibagi atas beberapa kloter.
  2. Kloter pertama berjumlah 27 peserta, disebut Pioneer (P). Kloter kedua, sisanya, disebut Reviser (R).
  3. P. NIM dan R. NIM pada pojok kanan modul merujuk pada kloter ini. Pengisian NIM harus di kolom catatan pinggir.
  4. Saat P mengumpulkan modul, mereka hanya mengisi P. NIM.
  5. Kami periksa modul P, lalu kami kembalikan.
  6. Setelah P menerima hasil koreksi, mereka mencari satu peserta lain untuk menjadi R.
  7. R akan memperbaiki (revisi) jawaban modul P. Kami harap terjadi diskusi antara P dan R selama proses revisi tsb.
  8. R harus mengumpulkan modul dalam waktu 1×36 jam setelah pengembalian modul P. Saat mengumpulkan, mereka harus mengisi P. NIM dan R. NIM.
  9. Kami akan mengoreksi modul P. Jika kami menilai cukup, P dan R kami nyatakan lulus untuk modul tsb. Jika tidak, kami akan minta P dan R bersama-sama merevisi jawaban mereka kembali. Proses revisi akan terus terjadi sampai P dan R lulus modul tsb.
  10. Penilaian total modul akan diumumkan secara terpisah.

Tentu teknis ini belum mengatur secara utuh seluruh kemungkinan yang mungkin terjadi. Kami akan atur kemungkinan-kemungkinan tersebut per kasus.

Jika penjelasan pada teknis ini masih membingungkan peserta, sila koordinasi dengan perangkat kelas untuk meminta penjelasan kepada kami.

Sekali lagi kami nyatakan bahwa kami menyadari pasti banyak kesalahan yang terjadi pada modul ini. Kami undang para peserta untuk berpartisipasi dalam perbaikan modul ini. Sehingga modul ini dapat bermanfaat untuk tahun-tahun berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar