BATU – Dalam upaya mewujudkan standar pendidikan berkualiti global serta merespons dinamika kebutuhan industri dan perkembangan sains modern, Program Studi S1 Fisika Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 7–9 Agustus 2026, bertempat di Hotel Aster, Batu, Jawa Timur.

Agenda strategis tahunan ini dihadiri secara penuh oleh seluruh jajaran dosen serta tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan Prodi S1 Fisika. Kehadiran seluruh elemen pengelola prodi ini menegaskan komitmen bersama dalam merancang rekayasa kurikulum yang komprehensif, terstruktur, serta berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (Graduate Learning Outcomes).

Selama tiga hari pelaksanaan, suasana raker berlangsung produktif dan interaktif. Pembahasan berfokus pada penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), struktur mata kuliah, peta korelasi Course Learning Outcomes (CLO), hingga perancangan metode asesmen yang akuntabel sesuai dengan prinsip-prinsip OBE. Keterlibatan aktif tenaga kependidikan juga memastikan kesiapan tata kelola administrasi dan sarana pendukung pembelajaran dapat berjalan selaras dengan kurikulum baru.

Rangkaian acara yang berjalan dengan lancar dan sukses ini berhasil membuahkan luaran konkret. Beberapa dokumen perangkat kurikulum berbasis OBE telah rampung disusun dan disepakati bersama. Dokumen-dokumen ini nantinya akan menjadi acuan utama dalam proses belajar mengajar untuk mencetak lulusan Fisika yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui keberhasilan raker ini, Prodi S1 Fisika UNAIR optimistis mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan dan terukur, sekaligus memperkuat kualifikasi serta daya saing para lulusannya di masa mendatang.